Imvastatin untuk Melawan Kolesterol Jahat, Ini Aturan Minumnya

Simvastatin termasuk dalam kategori obat statin. Obat satu ini bekerja dengan menurunkan kadar kolesterol yang dibentuk mamahemat.com oleh organ hati. Obat ini mampu membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat. Selain itu, manfaatnya juga membantu mencegah stroke dan penyakit jantung.

Tak hanya membiasakan pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan rendah lemak dan kolesterol, pola hidup sehat juga membantu simvastatin bekerja dengan optimal. Ini termasuk berolahraga, menjaga berat badan, dan tidak merokok.

Aturan Minum Simvastatin
Simvastatin hadir dalam bentuk sediaan oral. Obat ini dikonsumsi satu kali sehari, biasanya pada malam hari. Dosis simvastatin diberikan sesuai dengan kondisi kesehatan pengidap, respons pengidap terhadap obat, usia, dan obat lain yang dikonsumsi.

Pastikan kamu memberi tahu dokter jika sedang mengonsumsi obat lain, termasuk obat generik dan produk ibudanbalita.net herbal sebelum mengonsumsi simvastatin.

Dosis maksimal yang diberikan untuk obat ini setiap hari adalah sebanyak 40 miligram. Apabila dokter telah memberikan instruksi untuk pemakaian lebih dari dosis maksimal, kamu bisa melanjutkan konsumsinya. Namun, pastikan kamu tahu apa saja efek samping yang mungkin terjadi saat menggunakan simvastatin melebihi dosis maksimal.

Penting untuk tidak menambahkan atau memakai obat simvastatin lebih dari resep yang kamu dapatkan. Sebab, konsumsi berlebihan justru dapat meningkatkan efek samping serius pada tubuh.

Konsumsi obat secara rutin supaya bisa mendapatkan khasiatnya lebih optimal. Tidak boleh lupa, sebaiknya obat dikonsumsi pada jam yang sama setiap hari. Selain itu, sebaiknya pengobatan tetap dilanjutkan meski kamu merasa sudah lebih baik.

Sebab, sebagian besar orang dengan kadar trigliserida dan kolesterol yang tinggi tidak mengalami rasa sakit atau gejala tertentu. Tak kalah pentingnya, pastikan kamu tetap melakukan anjuran dokter untuk menjalani pola makan sehat dan olahraga rutin.

Setidaknya, dibutuhkan waktu kurang lebih selama empat minggu sampai kamu bisa merasakan efek dari simvastatin.

Ketahui Efek Samping Penggunaan Simvastatin
Hampir semua obat memicu munculnya efek samping, meski berbeda untuk setiap orang yang mengonsumsinya. Begitu pula dengan simvastatin. Efek samping yang terbilang ringan termasuk:

Sakit kepala.
Nyeri otot dan sendi ringan.
Mengalami masalah pencernaan, konstipasi, atau mual.
Ruam kulit ringan.
Insomnia.
Gejala flu, seperti sakit tenggorokan, bersin, dan hidung tersumbat.
Selain itu, konsumsi simvastatin tidak menutup kemungkinan memicu munculnya reaksi alergi. Jika kamu mengalami gejala berikut ini, pastikan untuk segera mencari pertolongan medis:

Sulit bernapas.
Gatal pada tubuh.
Bibir, tenggorokan, lidah, dan wajah membengkak.
Segera hentikan pemakaian obat apabila kamu mengalami efek samping serius berikut ini.

Lemah, linu, dan nyeri pada otot tanpa sebab.
Mengalami masalah daya ingat dan kebingungan.
Rasa lelah yang tidak biasa, urine berwarna gelap, dan demam.
Terasa panas atau sakit saat buang air kecil.
Terjadi peningkatan berat badan, pembengkakan, dan volume urine berkurang atau bahkan tidak buang air kecil.
Terasa sangat haus, mulut kering, mengantuk, napas memiliki aroma buah, kulit kering, dan penglihatan buram.
Sakit pada perut bagian atas, mual, kehilangan nafsu makan, dan mengalami penyakit kuning.